Tuesday, May 14, 2013

Belajar Melupakan

Aku benci perpisahan. Selalu terselip tangisan di setiap perpisahan. Di dunia ini, ada yang dinamakan takdir, mungkin pertemuan kita adalah salah satunya.
 
Tapi mengapa kita harus bertemu kalau akhirnya harus berpisah. Kadang aku tidak mengerti dengan siklus ini. Kenapa harus ada pertemuan kalau pada akhirnya harus terjadi sebuah perpisahan?
 
Aku tidak mengerti dengan perpisahan. Saat dua orang harus memutuskan untuk berjalan masing-masing dan tidak lagi bersama.

Sejak dulu, perpisahan selalu membuatku kacau. Perpisahan untuk selamanya dengan orang-orang yang paling kusayang: kakek, kakak, nenek. Perpisahan karena jarak dengan sahabat-sahabat masa kecilku. Perpisahan karena beda sekolah dengan sahabat-sahabat SMPku dan juga denganmu, yang dulu pernah menemani hariku selama 1,5 tahun. Perpisahan karena jarak kota dan beda universitas dengan sahabat-sahabat SMAku.

Pada akhirnya, setiap pertemuan selalu berakhir dengan perpisahan. Begitupun juga dengan kisahku denganmu. Hanya kisah yang sederhana. Hanya kisah yang sangat singkat. Namun dapat memberikan satu kenangan indah di hatiku.

Saat ini, aku sedang belajar. Belajar untuk melupakanmu. Belajar untuk kembali menjadi diriku yang dulu. Belajar untuk menghilangkan perhatianmu. Belajar untuk menghilangkan kebiasaan yang selalu kamu lakukan.
 
Pada akhirnya, sebuah kisah memang harus berakhir. Ada yang berakhir bahagia, namun lebih banyak yang berakhir dengan menyisakan luka..

No comments:

Post a Comment

Thanks for the lovely comments. I really appreciate all your comments and i will try to reply as soon as possible on your blog, dear :)