Saturday, April 27, 2013

Kacau


Aku tidak tahu seberapa kacau aku hari ini. Aku mencoba menatap diriku di cermin lalu seketika menertawai diriku sendiri. Mengapa semuanya seperti ini? Lalu aku bertanya dalam hati, "mana Sarah yang selama ini selalu kuat?"

Entah mengapa, hari ini menjadi begitu kacau. Aku tidak fokus dengan mata kuliah di kelas. Pikiranku kemana-mana. Nyawaku berada di kampus, namun pikiranku entah berada di mana. Aku sendiri tidak tahu mengapa. Aku tidak fokus saat rapat dengan Bascom. Dan entah mengapa semua orang menyadari kekacauan diriku hari ini.

Terlihat sekacau itukah aku? Sampai semua orang bertanya-tanya tentang mengapa Sarah tidak seceria seperti biasanya..

Dan semua kekacauan hari ini terjadi karena kamu. Iya, kamu. Aku bukan menangisi perpisahan kita. Karena itu adalah keputusanku. Tapi aku kecewa dengan sikapmu. Aku kecewa dengan apa yang kamu lakukan. Aku merasa dibohongi. Entah mengapa hati ini terasa begitu sesak. Sampai akhirnya aku tidak bisa lagi menahan air mata ini.

Ya, aku menangis. Tapi bukan menangisimu. Lebih kepada menangisi diriku sendiri yang salah menilaimu. Rasanya nyesek banget. Menangis memang tidak akan menyelesaikan masalah, tapi setidaknya menangis adalah cara terbaik untuk menenangkan diri...

No comments:

Post a Comment

Thanks for the lovely comments. I really appreciate all your comments and i will try to reply as soon as possible on your blog, dear :)